Tampilkan postingan dengan label TUMBLR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TUMBLR. Tampilkan semua postingan
KAMI LAKI-LAKI SEBENARNYA TAHU
Selasa, 23 Agustus 2011
Diposting oleh
heyrockapolka
Kami tahu, kalian para wanita sungguh sebenarnya menghargai usaha yang kami lakukan. dan yang kalian harus tau, kami selalu bersungguh-sungguh untuk orang yang kami sayangi!
hanya saja kami butuh kalian tersenyum ketika kami merasa lelah, hampir putus asa, dan sungguh kami akan kembali mngerjakan itu untuk kalian.
semua! hanya karena kalian...
dan ya! kami pun tahu. bahwa ketika kalian hanya diam dan meperlihatkan bahwa kalian bosan, kalian ingin kami tetap sabar.
tapi kami tidak mau terlihat tidak bisa mengerti kalian dengan mengajukan pertanyaan "jadi maunya gimana?".
kami akan diam sesaat, dan berpikir apa yang bisa membuat senyum kalian kembali lagi? karena senyum kalian yang menghidupkan hidup kami, sungguh! semua hanya karena kalian.
Kami sebenarnya pun tahu. bahwa kalian senang jika kami menulis kata-kata romantis seperti di film2 korea yang kalian tonton.
kalian berangan-angan bahwa hal yang terjadi di film itu terjadi dalam kehidupan kalian? (*ya kan?).
tapi justru karena kalian sering mengangan-angankan hal itu, kami tidak melakukan itu untuk kalian, kami berpikir keras, memutar otak menyiapkan kejutan yang bahkan tidak terpikir di angan2 kalian, untuk melihat kalian tersenyum, sungguh! semua hanya karena kalian..
Kami pun tau, kalian menerima kami di samping kalian bukan semata2 kami tampan.
ketika kalian mengidolakan seseorang yang tampan maka kami akan memasang tampang tidak peduli, dan mencoba mengalihkan pembicaraan, bukan kami tidak peduli, sebenarnya kami cukup muak dengan cara kalian menyanjung lelaki yang bahkan mengenal kalian saja tidak!
tapi kami harus menjadi pemimpin yang baik untuk kalian. dan menjadikan kami bersikap lebih bijaksana di depan kalian. sungguh! semua itu hanya karena kalian..
Kami cukup mengerti bahwa kalian menghargai setiap usaha yang kami lakukan untuk membantu kalian mengerjakan tugas kalian, ketika kalian mengatakan dalam kesulitan, sungguh kami akan berusaha sebisa kami untuk membantu kalian.
dan ketika kami datang kerumah kalian dengan makanan, tanpa tugas yang kalian butuhkan, artinya kami tidak mendapatkan apa yang kalian cari dan yang ada dipikiran kami saat itu hanyalah bahwa usaha terakhir yang dapat kami lakukan hanya menemani kalian! hingga tugas itu selesai, meyakinkan bahwa kalian tidak lupa untuk mengisi perut kalian, kami sungguh khawatir pada kesehatan kalian.. sungguh,semua itu hanya karena kalian..
Kami tau, kalian kesal ketika kami mengacuhkan kalian hanya untuk bermain game bersama teman2 kami. tapi ketika itu, ketika ada sedikit waktu, kami mencari handphone kami dan menanyakan kabar kalian, karena kami ingin mengetahui kabar kalian.
dan tahukah kalian? sebelum kami bermain game itu, kami membicarakan pasangan kami masing-masing, membanggakan bahwa kami memiliki pasangan terbaik di dunia! atau membicarakan masalah-masalah yang timbul pada hubungan kami, dan masing-masing akan memberikan sarannya untuk menyelesaikan masalah kita, itu kami lakukan hanya karena kami ingin mendengarkan pendapat orang yang dekat dengan kami mengenai keputusan yang akan kami buat.
kadang memang kami mematikan handphone kami, namun ketika kami mengetahui kalian menelpon atau membaca sms dari kalian, maka kami akan meletakkan game itu dan berlari ke pojok kamar menelepon kalian. tidak peduli teman2 kami bersorak sorak menggoda kami, sungguh, semua itu hanya karena kalian..
Kami pun sadar, kami bukan bayi yang harus kalian ingatkan untuk sembahyang, atau makan. kadang kami akan bersikap tak peduli.
namun ketika kami membaca sms kalian atau mendengarkan suara kalian ketika mengingatkan kami untuk makan, maka pada saat itu kami pasti tersenyum dan berterima kasih (walaupun tidak kami ucapkan), dan ketika kami membalas dengan kata-kata "iya, kamu juga ya..",
maka kami benar2 tulus mengatakannya... sungguh, semua itu hanya karena kalian...
Ketika kami acuh pada kalian, maka pada saat yang sama kami sedang menyiapkan kejutan untuk kalian.
dan ketika kami memberikan barang milik kami pada kalian waktu mengantarkan kalian hingga pintu dan pamit pada orang tua kalian, maka kalian harus tau bahwa barang itu adalah barang yang berharga untuk kami. (walaupun barang itu terlihat biasa untuk kalian) tolong tersenyumlah untuk kami, karena senyum itu yang menghidupkan hidup kami!
sungguh, semua itu hanya karena kalian..
Dan ketika kalian bersedih, lalu kami melakukan hal-hal konyol, melontarkan lelucon-lelucon yang mungkin tidak lucu.
maka kami sungguh tidak bermaksud memperkeruh suasana, kami ingin melihat kalian kembali tersenyum.
hanya itu! dan ketika kalian melihat kami dengan pandangan tidak suka, maka ketika itu kami sungguh merasa bersalah, jalan terakhir yang akan kami lakukan adalah meminta maaf.. berharap itu dapat sedikit mengurangi beban kalian. sungguh, semua itu hanya karena kalian..
Sejujurnya kami tidak menyukai pujaan hati kami menangis.
Sungguh itu membuat kami bingung setengah mati! maka tolong jangan salahkan kami, ketika kami meminta kalian berhenti menangis. namun kami pasti akan mendengarkan apa yang kalian ucapkan dalam tangis kalian, dan percayalah, kami akan tetap disamping kalian walaupun kalian menangis hingga tertidur di depan kami. maka, kami akan membawa kalian masuk kerumah dan pamit pulang pada ayah ibu kalian.
Dan tunggulah, maka kami akan menelepon kalian keesokan harinya untuk menanyakan kabar kalian. atau datang ke rumah membawakan coklat untuk melihat senyum kalian lagi.
sungguh, itu hanya karena kalian..
Bagi kami, kalian tetap yang tercantik! ketika kalian bertanya mengenai berat badan kalian yang naik? atau baju kalian yang mulai tidak cukup?
maka dalam hati kami tertawa. namun yang keluar dari mulut kami hanya senyuman.
kami akan berkata tidak, bukan untuk membohongi kalian, tapi karena di mata kami kalian tetap paling indah!! karena kami sebenarnya tidak mencari malaikat yang tanpa cela, atau bidadari yang paling cantik sedunia, kami mempunyai peri kecil yang selalu ada di samping kami.
ya! itu adalah kalian.. mengertilah, sungguh, itu hanya karena kalian..
Ketika kalian berkata baik2 saja, maka kami akan tersenyum dan berkata, "ok, kalo ada apa2 bilang ya".
karena kami tidak ingin memaksa kalian mengatakan sesuatu yang tidak ingin kalian katakan pada kami, dan tanpa kalian minta kami akan bertanya pada sahabat kalian apakah kalian benar2 baik2 saja? jika sahabat kalian tidak mau menceritakannya maka kami tidak akan mencari tau lagi.
karena kami berharap kalian cukup mempercayai kami untuk menceritakan semuanya.. bukan karena kami memaksa kalian, sungguh, itu semua hanya karena kalian....
Dan ketika kalian membutuhkan kami, yakinlah bahwa kami akan selalu ada untuk kalian. ketika kalian mengatakan "tidak usah" pun, kami akan selalu ada di samping kalian. karena kalian adalah orang yang kami sayangi, percayalah..!! sungguh, semua ini hanya karena kalian..
Jika kami sudah memilih kalian, maka yakinlah, kalian adalah peri kecil kami, setidaknya itu yang kami pikirkan saat itu...
Ketika kalian (mungkin tanpa kalian sadari) menyakiti hati kami dan meninggalkan kami, kami mungkin akan marah.
tapi itu hanya sesaat, dan yang kalian harus tahu, ketika kami benar2 telah memilih kalian untuk menemani kami, maka walaupun hubungan itu berakhir, separuh ruangan hati kami sudah kalian tulis menjadi ruangan kalian, maka ketika kami mempunyai kekasih yang lain, maka mereka hanya akan mengisi ruang di sisi yang lain, datang, dan pergi pada sisi itu.
ruangan kalian akan tetap kosong untuk kalian, ketika kalian kembali untuk kami.
Tapi tolong, jangan khianati kami dengan lelaki yang lain! karena itu akan sangat menyakitkan untuk kami! Dan maaf, kami mungkin.. akan meninggalkan kalian selamanya.....
BEST DIVORCE LETTER, EVER!
Minggu, 12 Juni 2011
Diposting oleh
heyrockapolka
Dear Wife,
I’m writing you this letter to tell you that I’m leaving you forever. I’ve been a good man to you for 7 years & I have nothing to show for it.
These last 2 weeks have been hell.
Your boss called to tell me that you quit your job today & that was the last straw. Last week, you came home & didn’t even notice I had a new haircut, had cooked your favorite meal & even wore a brand new pair of silk boxers. You ate in 2 minutes, & went straight to sleep after watching all of your soaps. You don’t tell me you love me anymore; you don’t want sex or anything that connects us as husband & wife. Either you’re cheating on me or you don’t love me anymore; whatever the case, I’m gone.
Your EX-Husband
P.S. don’t try to find me. Your SISTER & I are moving away to West Virginia together! Have a great life!
——
Dear Ex-Husband
Nothing has made my day more than receiving your letter.
It’s true you & I have been married for 7 years, although a good man is a far cry from what you’ve been. I watch my soaps so much because they drown out your constant whining & griping Too bad that doesn’t work. I DID notice when you got a hair cut last week, but the 1st thing that came to mind was ‘You look just like a girl!’ Since my mother raised me not to say anything if you can’t say something nice, I didn’t comment. And when you cooked my favorite meal, you must have gotten me confused with MY SISTER, because I stopped eating pork 7 years ago. About those new silk boxers: I turned away from you because the $49.99 price tag was still on them, & I prayed it was a coincidence that my sister had just borrowed $50 from me that morning.
After all of this, I still loved you & felt we could work it out. So when I hit the lotto for 10 million dollars, I quit my job & bought us 2 tickets to Jamaica But when I got home you were gone.. Everything happens for a reason, I guess.
I hope you have the fulfilling life you always wanted. My lawyer said that the letter you wrote ensures you won’t get a dime from me.
So take care.
Signed,
Your Ex-Wife, Rich As Hell & Free!
P.S. I don’t know if I ever told you this, but my sister Carla was born Carl.
I hope that’s not a problem.
These last 2 weeks have been hell.
Your boss called to tell me that you quit your job today & that was the last straw. Last week, you came home & didn’t even notice I had a new haircut, had cooked your favorite meal & even wore a brand new pair of silk boxers. You ate in 2 minutes, & went straight to sleep after watching all of your soaps. You don’t tell me you love me anymore; you don’t want sex or anything that connects us as husband & wife. Either you’re cheating on me or you don’t love me anymore; whatever the case, I’m gone.
Your EX-Husband
P.S. don’t try to find me. Your SISTER & I are moving away to West Virginia together! Have a great life!
——
Dear Ex-Husband
Nothing has made my day more than receiving your letter.
It’s true you & I have been married for 7 years, although a good man is a far cry from what you’ve been. I watch my soaps so much because they drown out your constant whining & griping Too bad that doesn’t work. I DID notice when you got a hair cut last week, but the 1st thing that came to mind was ‘You look just like a girl!’ Since my mother raised me not to say anything if you can’t say something nice, I didn’t comment. And when you cooked my favorite meal, you must have gotten me confused with MY SISTER, because I stopped eating pork 7 years ago. About those new silk boxers: I turned away from you because the $49.99 price tag was still on them, & I prayed it was a coincidence that my sister had just borrowed $50 from me that morning.
After all of this, I still loved you & felt we could work it out. So when I hit the lotto for 10 million dollars, I quit my job & bought us 2 tickets to Jamaica But when I got home you were gone.. Everything happens for a reason, I guess.
I hope you have the fulfilling life you always wanted. My lawyer said that the letter you wrote ensures you won’t get a dime from me.
So take care.
Signed,
Your Ex-Wife, Rich As Hell & Free!
P.S. I don’t know if I ever told you this, but my sister Carla was born Carl.
I hope that’s not a problem.
Sandal Jepit dan Profesionalisme Dokter
Diposting oleh
heyrockapolka
Hari ini dokter muda di RS Sanglah dihebohkan dengan insiden sandal jepit. Banyak teman-teman yang tidak lagi mengikuti perkembangan RS Sanglah menanyakan insiden ini di Twitter dan Facebook. Agar tidak menjawab pertanyaan yang sama berulang-ulang, maka saya putuskan untuk menuliskannya di blog.

Semua bermula dari sebuah berita berjudul, “Bila Warga Mulai Gerah Lihat Ulah Dokter Muda Bekerja dengan Sandal Jepit. Aturan Internal Lemah, Ikuti Jejak Senior“, yang dimuat di salah satu surat kabar di Bali. Setelah membaca berita tersebut, saya merasa perlu sedikit berkomentar karena merasa ada beberapa hal yang kurang pas dengan kenyataan yang ada. Untuk mempermudah, komentar saya akan saya cantumkan dalam quote boxlangsung di bawah artikel yang ingin saya komentari. Sebagai catatan, segala komentar adalah bersifat pribadi, bukan dari institusi terkait. Ok, begini artikelnya:
Bila Warga Mulai Gerah Lihat Ulah Dokter Muda Bekerja dengan Sandal Jepit. Aturan Internal Lemah, Ikuti Jejak Senior
Tak banyak yang memperhatikan, bagaimana dokter-dokter muda di sejumlah rumah sakit milik pemerintah bekerja. Hampir setiap hari, para dokter yang bertugas menangani pasien ini bekerja hanya mengenakan sandal. Meski jarang yang protes, ternyata perilaku tidak sedap dipandang mata ini membuat gerah beberapa warga pengunjung rumah sakit.
Percayalah, saat bekerja dokter dan dokter muda tidak hanya mengenakan sandal. Mereka juga mengenakan baju dan celana kok. Hehe… *santai dulu donk biar ga terlalu serius dot com*. Sandal (jepit) digunakan saat tugas jaga (biasanya setelah jam 1 siang), itu pun dengan baju jaga. Jadi jangan pikir di poliklinik atau UGD kami menggunakan jas putih, celana panjang, dan sandal jepit *ga matching dunk!*
IDEALNYA, instansi pelayanan masyarakat berbasis jasa harus mengedepankan profesionalisme dalam memberi pelayanan. Profesionalisme sendiri diyakini tidak hanya didasarkan pada kualitas pekerjaan yang dijalani, termasuk semua aspek pendukung. Salah satunya penampilan. Sayangnya, standarisasi ini tidak dipegang sepenuhnya oleh kalangan dokter di hampir semua rumah sakit milik pemerintah.
Tidak hanya di instansi pelayanan masyarakat, semua pekerjaan harus mengedepankan profesionalisme. Dokter, Polisi, Guru, Artis, Pelukis, juga Wartawan. Memang penampilan penting, tapi bukan segalanya. Polisi adalah salah satu pelayan masyarakat. Tugas mereka berat dan mereka tidak selalu harus menggunakan baju kebesaran dalam setiap tugas-tugas mereka. Ada kalanya mereka menggunakan baju santai dalam tugasnya. Haruskah semua Polisi berpenampilan menarik seperti Briptu Norman atau Briptu Eka Frestya?
Tengok saja perilaku puluhan dokter dan dokter co-ass (dokter magang) yang bertugas di RS Sanglah. Bila diperhatikan, setiap bertugas, para dokter di rumah sakit terbesar di Bali ini melayani pasien alakadarnya. Mau bukti? Perhatikan saja penampilan mereka, terutama dari alas kaki. Saat berada di ruang perawatan, IRD misalnya, sulit dibedakan antara ruang perawatan dengan toilet umum.
Ya Tuhan… Karena kami bersandal jepit dijadikan bukti bahwa kami melayani pasien alakadarnya? Hubungan dengan toilet ini apa pula? Apakah orang bersandal jepit hanya ke toilet?Lalu… sulit membedakan IRD dan toilet umum? Yang benar saja!!! Pernah lihat toilet yang ada selang oksigennya?
Lho, kok bisa? Seperti sudah diajarkan turun-temurun, para dokter yang bertugas, termasuk dokter magang yang hanya berperan sebagai “tukang suruh” dokter berpenampilan ala pengunjung toilet. Hampir semua dari mereka hanya mengenakan sandal selama di areal rumah sakit, baik di saat jam istirahat makan, ke toilet, maupun di ruang perawatan saat menangani pasien. Parahnya, tidak sedikit diantaranya yang mengenakan sandal jepit murahanyang biasa ditemukan di toilet-toilet umum.
Izinkan saya menghela nafas sejenak…Saya bingung, “berpenampilan ala pengunjung toilet?”. Adakah penampilan khusus untuk ke toilet?!! Kalau saya sih, misalnya lagi di mall dan kebelet kencing, ya saya tinggal cari toilet umum untuk kencing. Saya tidak perlu repot-repot ganti kostum dan sandal jepit untuk ke toilet!Lalu… dokter magang hanya berperan sebagai “tukang suruh” dokter? Kata siapa? Dokter muda itu punya andil besar. Saya tidak bisa membayangkan apa jadinya tanpa mereka. Mereka mendorong pasien ke ruang radiologi itu bukan hanya sekedar “tukang dorong”. Dengan melihat, mereka belajar alat penunjang diagnosis itu seperti apa, bagaimana mengerjakannya, bagaimana menilai hasilnya…Mereka memasang infus, memasang kateter, memasang NGT, semua itu adalah bekal mereka jika nanti mereka harus bertugas di tempat-tempat terpencil. Dan catat: mereka tidak serta merta mengerjakan semua itu begitu saja. Sebelum menjalani sebagai dokter muda, mereka telah melewati masa praklinis 4 tahun! Bukan waktu yang singkat untuk sekedar menjadi “tukang suruh” dokter.Lalu sandal jepit murahan? Hey… Meski saya memakai sandalCrocs yang mahal *uhuk!*, apa salahnya kalau saya memakai sandal jepit murahan? Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa dokter yang menggunakan sandal jepit mahal lebih baik pelayanannya dibanding dokter yang menggunakan sandal jepit murahan. Brand minded ni yeeee…
“Ngga tahu dengan yang lain, saya pribadi melihat itu (dokter bersandal, Red) sebagai bentuk penghinaan, karena saya dilayani dengan hanya pakai sandal jepit,” tukas salah seorang pengunjung yang tengah menunggui keluarganya dirawat, kemarin (24/4). Menurutnya, para dokter sama sekali tidak menghargai pasien dan keluarga pasien dengan hanya bersandal jepit. “Tentu saja itu bentuk peremehan buat pengunjung, mentang-mentang rumah sakit negeri, bayarnya murah. Jadi dokternya cuma pakai sandal,” keluhnya, yang mengaku berasal dari Gianyar.
Hanya pendapat pribadi dari satu orang. Sudah sempat tanya 10 orang ga? Mengapa pemberitaan ini sangat tidak berimbang?
Saat koran ini mencari tahu alasan para dokter mengenakan sandal saat bertugas, ada kesan perilaku itu hanya gaya-gayaan para dokter yang merasa profesinya bergengsi. Beberapa dokter dan dokter co-ass sendiri pun mengaku tidak ada aturan atau anjuran mengenakan sandal saat bertugas.
Dari pada bergaya dengan sandal jepit lebih baik saya bergaya dengan menenteng iPad 2. Itu baru gaya, bung! Saya pribadi sih tidak merasa dokter itu profesi yang bergengsi. Jujur aja, tanggung jawab sebagai dokter itu berat… risiko pekerjaannya besar… dan memang benar, tidak ada aturan atau anjuran mengenakan sandal saat tugas, so?
“Ngga ada pertimbangan lain, apalagi pertimbangan medis, karena memang sudah jadi kebiasaan,” aku salah seorang dokter co-ass yang minta namanya tidak dikorankan. Celakanya, mahasiswa FK Unud angkatan 2006 ini mengaku kebiasaan itu sudah menjadi standar para dokter saat bertugas. “Supaya lebih simpel dan bebas bergerak saja waktu bertugas,” tukasnya enteng. Dan kebiasaan ini menurutnya sudah dilakukan oleh dokter-dokter terdahulu, kemudian diteruskan oleh para dokter muda.
“Selama ini belum pernah ada orang komplain,” sahut dokter co-ass lainnya.
Standar sih ngga, tapi kebiasanya bisa jadi. Coba bayangkan, kami itu tugas dari jam 7 pagi sampai jam 1 siang pakai sepatu. Yang tugas jaga… akan lanjut di rumah sakit dari jam 1 siang sampai jam 7 pagi. Setelah itu sambung lagi tugas pagi sampai jam 1 siang. Kebayang kalau harus 30 jam non stop pakai sepatu? Jadi apa salahnya kalau saat jaga itu menggunakan sandal jepit?Lebih simpel dan bebas bergerak juga benar. Kebayang kalau jaga pake high heels dan harus lari-lari karena ada pasien gawat darurat?Setahu saya memang benar belum pernah ada yang komplain. Selamat, Anda yang pertama!
Sebagian warga mulai gerah dengan pemandangan ini mengharapkan rumah sakit melakukan pembenahan terhadap standarisasi pelayanana di RS Sanglah. Tak hanya kualitas pelayanan, penampilan para dokter juga diminta agar diperhatikan, agar tidak seenaknya saat melayani pasien. “Terhadap pasien masyarakat bawah pun seharusnya merekan menunjukkan rasa empati, bukan seenaknya begitu, gimana kalau pas ketemu pasien dari kalangan keluarga terpadang, terus mereka merasa disepelekan karena dokternya pakai sandal,” lanjut pria asal Gianyar tadi yang juga minta agar identitiasnya tidak disebut (yog/rdr).
Mungkin perlu sedikit ralat, bukan sebagian warga, tapi sebagian kecil warga. Dan semoga bukan karena bersandal jepit ini kami dianggap seenaknya saat melayani pasien. Kami tidak memilih-milih pasien. Dari masyarakat bawah sampai keluarga terpandang, bahkan ada pejabat. Syukurnya ga ada yang komplain tentang sandal jepit.Rasanya RS Sanglah cukup welcome kok dengan kritik. Makanya ada kotak saran di beberapa tempat.
-oOo-
Nah, mari sekarang mengambil sisi positifnya… Tulisan di atas adalah “teguran” bagi dokter dan dokter muda, bahwa meski kita juga manusia, sama seperti mereka… namun ternyata tuntutan masyarakat sangat tinggi. Seperti halnya selebritis, dokter dan dokter muda harus tetap tampil sempurna.
Bagaimana menurut Anda tentang insiden sandal jepit ini? Komentar, saran, kritik dipersilakan. Yang penting kepala tetep adem ya…
WHEN EVEN MY HEART CONSPIRACING AGAINST ME
Jumat, 22 April 2011
Diposting oleh
heyrockapolka
Delete from Facebook: Done ✔
Delete from Msn: Done ✔
Delete from cell phone: Done ✔
Delete from the Heart:Error ✖





